Sabtu, 13 November 2010

Memudahkan Anak Belajar


Setiap anak adalah pribadi yang unik dengan segala kelebihan dan kekurangan yang dimilikinya. Keunikan ini merupakan sebuah fitrah yang diberikan oleh Allah SWT sebagai bukti bahwa manusia itu adalah makhluk yang lemah tapi mempunyai potensi yang luar biasa untuk mengungkap rahasia penciptaan alam semesta beserta isinya. Ketika Allah SWT memberikan amanah kepada malaikat, jin, dan manusia untuk menjadi khalifah fil ardi maka hanya manusia yang mampu memikul amanah itu.
Dalam sebuah proses pembelajaran setiap anak memiliki kecerdasan unik yang ada pada dirinya dan modulasi belajar yang berbeda antara anak yang satu dengan anak yang lain. Dengan mengambil teori kecerdasan majemuk " bahwa setiap anak adalah cerdas " maka kita mengenali kecerdasan unik anak tersebut dengan melalui proses pengamatan dan berusaha mengintegrasikan diri kita dengan anak tersebut. Hasil pengamatan dan pengintegrasian ini menjadi bahan rujukan kita dalam mengambil langkah strategis untuk memaksimalkan kecerdasan anak dengan mempertimbangkan modulasi atau gaya belajarnya.
Karena variasi gaya belajar dan kecerdasan setiap anak berbeda sudah barang tentu kreatifitas, inovasi, dan ketekunan guru dan orang tua menjadi sangat mutlak diperlukan. Dengan demikian hanya guru dan orangtua yang kreatif dan inovatiflah yang dapat mencetak anak-anak cerdas seperti Thomas Alfa Edison, Michael Jordan, Christiano Ronaldo, Leonardo Davinci, BJ. Habibie, dan Yusuf Qordowi..... semoga