Rabu, 15 Februari 2012

Pensi Kelas 3 SD Islam Dian Didaktika


Hari Sabtu, 11 Februari 2012 adalah hari yang sangat ditunggu-tunggu oleh murid-murid kelas 3 SD Islam Dian Didaktika. Ya hari itu mereka akan membuktikan dan mempersembahkan penampilan terbaik mereka untuk ayah dan bunda serta bapak dan ibu guru dalam pagelaran pentas seni (Pensi) yang rutin diadakan setiap tahunnya. Untuk tahun ini tema yang diangkat adalah Dd TV Show dengan motto " Think Creative be Creative ". Tema ini mengangkat tentang acara-acara di televisi yang bertema reality show. Acara-acara reality show yang coba diadaptasi oleh murid-murid kelas 3 antara lain : Kick Andy diubah menjadi Kick Dandy, Ceriwis menjadi Gerimis, Ngulik menjadi Nyulik, dan Seputar Indonesia menjadi Seputar Kite-Kite. Dengan tidak mengubah format acara pada reality show tapi penampilan yang berbeda karena dibawakan dengan lucu oleh anak-anak. Kesan dan pesan yang ditangkap dari tema pensi kelas 3 tahun ini adalah memunculkan dan memperkenalkan kembali nilai-nilai budi pekerti yang luhur yang termuat dalam 18 pengembangan nilai karakter. Keberanian, kepercayaan diri, kreativitas, disiplin dan tanggung jawab yang ditunjukkan oleh siswa-siswi kelas 3 SDI Dian Didaktika selama berlatih dan tampil patut diacungi jempol. Setidaknya mereka telah memberikan yang terbaik untuk dirinya, orang tua, guru dan pada almamaternya.
Selama kurang lebih 120 menit pertunjukkan diadakan penonton tak beranjak dari tempat duduknya. Senyum ,tawa dan tepuk tangan selalu beriringan menyaksikan kepolosan dan kemampuan anak-anak dalam berakting di atas panggung. Pensi yang disutradarai oleh Bu Ade Nursanty ini memberikan nuansa yang menarik perhatian berbagai pihak antara lain sekolah, orang tua, undangan, dan anak-anak kelas 3 itu sendiri. Akhir pertunjukan pensi hadirin diajak untuk menyanyikan lagu " Ceria " yang dibawakan oleh J Rock.
Good Job...., Imajinatif ...., Kreatif...., Sangat menarik...., lucu..., sangat menghibur ... itulah sebagian pesan dan kesan yang ditulis oleh orangtua murid dan hadirin yang hadir.
Selamat untuk siswa-siswi kelas 3 SDI Dian Didaktika, Bapak/Ibu guru kelas 3 yang tergabung dalam tim kreatif, dan semua pihak yang mendukung acara ini semoga acara ini dapat menumbuhkan generasi bangsa yang lebih kreatif, cerdas, dan berbudi pekerti yang luhur ....amin
Bravo Kelas 3 SDI Dian Didaktika Th. ajaran 2011-2012 I love you all   

Kamis, 09 Februari 2012

Ziarah ke Makam H.M. SOEHARTO bersama YAMP



Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa-jasa para pahlawanya. Ungkapan ini sangatlah tepat bagi kita selaku generasi penerus bangsa untuk terus belajar sejarah perjalanan bangsa yang telah dirintis dan dibangun oleh founding fathers. Presiden RI pertama Ir. Soekarno dalam sebuah pidatonya melontarkan ungkapan " Jas Merah " yang merupakan akronim jangan sekali-kali melupakan sejarah . Mempelajari sejarah berarti mempelajari seluk beluk peristiwa masa lampau, orang-orang yang terlibat di dalamnya serta kultur sosial dan geografis suatu daerah atau negara.
Sejarah telah mengantarkan peradaban manusia menjadi lebih baik karena di dalamnya kita banyak belajar dari pengalaman yang real untuk diambil hikmahnya . Sejarah bangsa kita telah mencatat dengan tinta emas pemimpin-pemimpin bangsa ini dalam membawa perubahan yang berarti bagi bangsa Indonesia.
Salah satunya adalah alm. H.M. Soeharto mantan presiden RI ke dua setelah Ir. Soekarno. Alm. H.M. Soeharto memimpin negara ini selama kurun waktu 32 tahun dengan dinamika politik yang sangat bervariatif. Di bawah kepemimpinan beliau stabilitas politik dan keamanan sangat terjaga sehingga pembangunan disegala lini terutama sektor ekonomi dapat berjalan dengan baik sehingga berdampak pada peningkatan kesejahteraan rakyat.
Tidak ada manusia yang sempurna karena manusia adalah tempatnya lupa, inilah yang menjadikan kita untuk memaklumi dengan segala bentuk khilaf yang telah dibuat oleh para pemimpin kita. Sebagai makhluk yang beriman H.M.Soehartopun menyadari eksistensinya sebagai makhluk ciptaan Allah SWT untuk bisa menyumbangkan segenap kemampuan dalam mewujudkan manusia Indonesia yang terbangun jiwa dan raganya. Untuk itulah kemudian alm. H.M. Soeharto mendirikan beberapa yayasan untuk mewujudkan cita-cita mulianya. Salah satu yayasan yang didirikan oleh beliau adalah Yayasan Amal Bakti Muslim Pancasila (YAMP) yang berdiri selama 30 tahun lamanya tepatnya pada tanggal 17 Februari 1982.
Yayasan ini berorientasi pada pendirian atau pembangunan masjid sebagai sarana ibadah umat Islam. Sepeninggalan H.M. Soeharto kepemimpinan YAMP berturut-turut dipimpin oleh alm. Soedarmono, SH,dan sampai sekarang dipimpin oleh Dr. Soelastomo, M.Ph. YAMP sampai saat ini telah membangun masjid sebanyak 999 buah yang tersebar di wilayah nusantara dan beberapa negara di dunia.
Untuk mengenang jasa dan pengabdian alm. H.M.Soeharto dalam mendirikan YAMP, maka pada tanggal 26-29 Januari 2012 diadakan kegiatan ziarah ke makam alm. H.M.Soeharto di komplek pemakaman Astana Giri Bangun daerah Solo Jawa Tengah yang diikuti oleh 25 jamaah yang berasal dari beberapa instansi yang selama ini menjadi mitra YAMP, antara lain Harian Pelita, Yayasan Dian Didaktika dan Yayasan Harapan Ibu.
Lantunan dzikir, surat Yasiin, dan doapun dikumandangkan untuk keluarga besar H.M. Soeharto di komplek Astana Giri Bangun semoga arwah-arwahnya diterima oleh Allah SWT, diampuni segala khilaf dan dosanya serta dimasukan dalam penghuni syurga .... amin